Smartphone Xiaomi Dipasangi Backdoor

Xiaomi_Mi_5_global_images.jpg

Siapa yang tak mengenal merek Xiaomi? Brand yang dikenal dengan perangkat smartphone yang memiliki harga bersahabat, serta tampilan antarmuka MIUI yang dapat dikustomisasi ini sudah sangat mendunia, apalagi di Indonesia. Tidak heran jika peminat dan pengguna smartphone merek asal Tiongkok ini sangat tinggi.

Namun ternyata dibalik semua itu diam-diam Xiaomi telah menanamkan backdoor pada setiap smartphone yang mereka produksi. Seperti yang dilansir dari The Hacker News, Minggu (18/9/2016), kabarnya backdoor ini menyamar dengan aplikasi yang berjalan di background dengan nama AnalyticsCore.apk.

Pada sebuah situs yang bernama Thijs Broenink, mengungkap bahwa aplikasi tersebut bakal mengirimkan data smartphone ke server milik Xiaomi secara berkala setiap 24 jam. Data yang dikirimpun berupa seri perangkat smartphone, IMEI, alamat MAC, Nonce dan daftar aplikasi yang terdapat pada perangkat smartphone.

Tidak hanya itu saja, kabarnya Xiaomi juga berhak memasang atau memodifikasi aplikasi atau data yang terdapat pada perangkat smartphone buatannya. Jadi bisa saja sewaktu-waktu Xiaomi memasang aplikasi yang mereka inginkan.

Yang dikhawatirkan adalah bila jalur ini diretas oleh para hacker yang tak bertanggung jawab dan mencuri informasi dari setiap pengguna smartphone Xiaomi. Tidak hanya itu saja, bila para hacker berhasil masuk pada jaringan ini, maka bisa dipastikan dapat memasang aplikasi jahat yang dapat menyadap dan mengakses perangkat smartphone tanpa diketahui sang pemilik.

Pada saat dicoba dihapus dari sistem, beberapa pengguna mengatakan bahwa aplikasi tersebut muncul lagi saat kembali dinyalakan. Lalu ada juga yang menyebutkan bahwa aplikasi tersebut menyedot baterai sehingga membuat penggunaan nampak boros.

Saat Hacker mencoba menghubungi pihak Xiaomi melalui forum mereka mengenai aplikasi tersebut, dijelaskan bahwa aplikasi tersebut bertujuan untuk mengumpulkan data para pengguna demi meningkatkan kualitas pada pengguna.

Top