MIT Merancang Kamera dengan Kemampuan Membaca Buku Tertutup

gopego_fleksibel_kamera_big_960x540.jpg

Para ahli sejarah dan antropologi sering mendapat masalah ketika harus mempelajari dokumen-dokumen purba dalam bentuk buku ataupun lapisan-lapisan lembaran ringkih.

Walaupun ingin membaca buku-buku tersebut, para ilmuwan khawatir malah merusak artefak karena usianya. Sekarang, para ilmuwan dapat ‘membaca’ isi buku tanpa membukanya.

Baru-baru ini MIT (Massachusetts Institute of Technology) telah mengembangkan sebuah kamera yang memiliki kemampuan untuk membaca buku meski tertutup, mungkin terdengar aneh, namun para institut tersebut serius mengembangkannya. Dan kamera ini tidak di rancang untuk yang malas membaca.

Hanya mempermudah para ilmuan untuk membantu dengan pembacaan dokumen yang mungkin terlalu sensitif untuk dibuka, seperti perkamen (media tulis dari kulit binatang) yang benar-benar usiannya tua atau buku dari ratusan tahun. Karena biasanya untuk membuka mereka mungkin dapat menghancurkannya karena sudah rapuh.

Kamera ini memiliki radiasi terahertz berada di antara spektrum frekuensi gelombang mikro (microwave) dan inframerah. Sistem ini memanfaatkan fakta bahwa terperangkap antara halaman buku yang mengantongi udara kecil hanya sekitar kedalaman 20 mikrometer. Perbedaan indeks bias – sejauh mana mereka membelokkan cahaya – antara udara dan kertas berarti bahwa batas antara dua akan mencerminkan radiasi Terahertz kembali ke detektor “.

Para peneliti memilih radiasi tersebut karena reaksinya terhadap zat-zat kimia.

Zat-zat kimia yang berbeda menghasilkan frekuensi tertentu ketika bereaksi terhadap frekuensi-frekuenzi terahertz yang berbeda. Frekuensi-frekuensi yang dihasilkan itu dapat diukur dan dibedakan.

Dalam penerapan kamera ini, para peneliti kemudian dapat membedakan antara tinta dan kertas polos.

Mungkin itu terdengar cukup rumit, namun dari sana sebuah algoritma akan digunakan untuk mencoba dan mencari tahu karakter antara ruang, yang pada gilirannya akan memberikan para peneliti gambaran tentang apa yang ada di dalam buku itu tanpa harus membukanya.

Meski teknologi tersebut terlihat sangat keren, namun ada beberapa batasan pada teknologi saat ini. Salah satunya adalah bahwa sistem ini tidak bisa membaca lebih dari 9 halaman selanjutnya tanpa dibanjiri dengan noise. Namun sepertinya itu awal yang baik, karena sistem ini sendiri masih dalam tahap pengembangan.

share

Top