Cara Membuat Video Timelapse

time-lapse-2.jpg

Timelapse adalah sekumpulan foto yang diambil dengan periode beraturan, kemudian disusun jadi klip video pendek. Periodenya lama, bisa makan waktu berjam-jam. Objek yang difoto juga biasanya objek yang pergerakannya lambat. seperti pergerakan awan, matahari terbit/terbenam, suasana kota, bintang-bintang di langit, dan lain-lain. Sama seperti StopMotion, timelapse masih mengenal patokan fps (frame per second).  Timelapse memakai kecepatan 24 fps sampai 30 fps karena gerakannya terkesan smooth dan tidak patah-patah.

Buat durasi video 15 detik pada kecepatan 30 fps. Jumlah foto yang harus diambil adalah 450 foto (15 detik x 30 fps). Yang membedakannya dengan StopMotion, timelapse memakai interval waktu antara satu foto dengan foto berikutnya Buat timelapse awan, pakai interval 10 detik karena pergerakannya mulai kelihatan. Berarti, dalam 10 detik cuman dapat satu foto. Satu menit dapat 6 foto. 75 menit baru dapat 450 foto. Dan kalo dijadiikan video dengan kecepatan 30 fps, dapat video timelapse berdurasi 15 detik. Kalo di kamera tidak ada fitur interval shooting, dan kalian bisa beli alat yang namanya intervalometer.

Tinggal di tentukan interval waktun berapa lama, dan berapa foto yang akan diambil. Misalkan ingin mengambil foto setiap 10 detik selama satu jam (60 menit). Satu menit kalian baru dapat satu foto. Di kamera, kalian perlu set jumlah fotonya jadi 360 frame (60 menit x 6 foto). Dengan foto sebanyak itu dibuat video dengan kecepatan 30 fps hanya akan jadi video berdurasi 12 detik (360 foto : 30 fps).

Video timelapse itu memerlukan banyak foto. Kalo sampai 1000 foto lebih, pasti banyak makan memory. Jadi, harus siap-siap memory yang banyak dan buat yang sudah professional, biasanya pada memakai kamera DSLR.

Supaya video tidak ada efek gempa, pakailah tripod dengan bijak. Karena timelapse adalah proses pengambilan gambar berjam-jam, kalau tidak pakai tripod, maka carilah benda diam yang bisa dipakai untuk meletakkan kamera. bisa juga manfaatkan barang di sekitar.

Supaya tangan tidak perlu menekan-nekan shutter beratus-ratus kali, dan dapat menyebabkan efek gempa juga. pakailah cable release dengan pengaturan yang lengkap ( minimal ada mode interval ). Kalo mempunyai fitur interval shooting, tidak begitu diperluin. karena tiap berapa detik sekali harus menekan tombol foto.

Cara Membuat Video Timelapse

membuat video timelapse itu mudah, dengan cara:

  1. Atur Mode pengambilan gambar 

Set tipe file kamera untuk gambar dengan menggunakan format JPG,karena membutuhkan kapasitas memory yang sedikit,

  1. Atur mode Kamera DSLR

Set mode kamera di DSLR anda dengan mode AV,karena untuk mengatasi perbedaan cahaya,dengan mode ini kamera akan stabil dalam penangkapan cahaya,

  1. Atur Timer untuk pengambilan gambar

Interval pengambilan gambar sebaiknya dilakukan setiap 3 detik,untuk selanjutnya bisa diatur sesuai selera dan kebutuhan anda.

  1. Pasang Kamera di atas Tripod

Tripod berfungsi untuk menjaga letak dan posisi kamera agar tidak berubah,dikarenakan membutuhkan waktu yang sangat lama,disarankan untuk menggunakan tripod yang kuat ,dan jangan lupa untuk mengencangkan baut agar tidak mudah bergerak.

  1. Tentukan konsep

Setelah semua dipersiapkan,maka hal selanjutnya yang tak kalah penting adalah menentukan konsep dan objek yang akan direkam,Contoh : kawah gunung berapi,suasana jalan raya,sunrise,dll.

  1. Mulai Merekam

Mulai lah merekam dengan menggunakan interval yang telah ditentukan,semakin banyak maka gambar yang dihasilkan akan semakin halus,dan lebih memudahkan kita dalam poses editing.Karena membutuhkan waktu yang sangat lama,pastikan baterai anda fulll dan awet hingga proses pengambilan gambar selesai.

  1. Editing Gambar

Setelah proses perekaman,proses selanjutnya adalah editing .Dalam proses ini dilakukan sesuai selera anda ingin bagaimana membuat time lapse yang berkualitas.

share

Top